Alternatif IDM untuk Linux? Ada kok!

Saya yakin beberapa mantan pengguna Windows yang sudah migrasi ke Linux masih merasa ketergantungan dengan download manager seperti IDM. Nggak bisa dipungkiri sih kalau emang IDM ini powerfull banget buat download manager, salah satu fiturnya file compression, akselerasi dan throttle yang berguna untuk set concurrent connection agar speed download bisa meningkat, iya kan? Biasanya kalau dipake di warnet bisa bikin orang-orang teriak kalau enggak ada pembagian bandwith per ip 😂

Salah satu alasan kita memakai download manager daripada download lewat browser langsung itu karena kita bisa force speed limit, top priority, kompresi, dan lain-lain. IDM memang bisa jalan di Linux under wine, tapi itu juga untung-untungan dan ribet. Setelah saya cari-cari referensi ternyata ada loh download manager se powerfull IDM yang open source dan juga cross-platform. Saya sudah lama pakai XDMan ini dan masih nyaman sampai sekarang hihihi

Apa tuh?

Namanya XDMan(Xtreme Download Manager) http://xdman.sourceforge.net/

Salah satu fitur yang saya sukai dari XDMan

XDM can accelerate downloads by up to 5 times due to its intelligent dynamic file segmentation technology.

Dan itu benar terjadi, download speed nya top deh. Mungkin yang lain bisa jelaskan apa itu file segmentation.Fitur lengkapnya:

Fitur XDMan
Fitur XDMan
Fitur XDMan
Fitur XDMan

XDMan ini bisa berjalan cross-platform karena berbasis java, jadi selama terpasang jdk bisa menjalankan aplikasi ini. Untuk java executable nya cuman 1MB, keren kan?

Download XDMan
Download XDMan

Saya melakukan percobaan download proxmox, kalau saya download melalui browser paling mentok 500kbps. Tapi dengan XDMan bisa sampai 1-2mbps

Download proxmox dengan XDMan
Download proxmox dengan XDMan
Tampilan utama XDMan
Tampilan utama XDMan

Nah, mungkin sampai sini saja tulisan ringan kali ini. Semoga tulisannya bermanfaat.

Aan Wahyu

Aan Wahyu

Hanya seorang penyuka Wayang( Terutama Wayang Golek) dan penggiat Open Source serta penikmat dan pembuat puisi. Saat ini memakai distro Arch Linux sebagai OS yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Founder dari Sinau Development. Tertarik dengan Research Development dan Non-Profit Organization yang bersifat Open Source dan juga sebagai kontributor di RumahVOIP serta Indonesian Research and Development Center( RNDC ) dan aktif juga diforum Open Source lainnya.
Aan Wahyu