Procyon, Powerful Java Bytecode Decompiler

Tulisan yang saya buat kali ini merupakan opini pribadi, jadi mungkin isi dari tulisan ini bisa salah dan benar. Tolong koreksi bila ada kesalahan dalam pembahasan. Sebenarnya ini tulisan lama yang belum saya realisasikan kedalam tulisan. Berkisar 1 tahun lalu, disaat masih berkecimpung dalam development menggunakan Java sebagai server. Jadi, saat itu saya diharuskan melakukan reverse engineering untuk mendapatkan source code dari sebuah aplikasi java yang dimana adalah closed project. Well, saya pikir ‘ah cuman java app toh banyak decompiler’, tapi nyatanya? 😀

Beberapa aplikasi decompiler sudah dicoba untuk melakukan decompile terhadap project tersebut. Dari mulai JD-GUI, CFR, KRAKATAU dan lain-lain. Semua terkendala dalam translasi bytecode yang sudah di obfuscate dan dienkripsi sebelumnya. Untuk perbandingan antara tools yang dipakai bisa dilihat pada http://www.ghettoforensics.com/2013/09/malware-analysis-state-of-java-analysis.html yang dimana menyuguhkan sample case. Untuk Hacking Java Bytecode sendiri bisa dibaca pada laman berikut https://www.acloudtree.com/hacking-java-bytecode-for-programmers-part1-the-birds-and-the-bees-of-hex-editing/

Oke, jadi kenapa saya pilih Procyon? Well, dari hasil yang saya dapatkan dalam decompile project tersebut, terbukti bahwa procyon yang lebih akurat dalam proses decompile terutama untuk bagian bytecode yang tidak banyak bisa ditranslasi oleh JD-GUI dan kawan-kawan. Maaf saya kurang bisa dalam menjelaskan secara teknis karena memang diluarkemampuan saya.

Untuk procyon sendiri bisa didapatkan pada link berikut https://bitbucket.org/mstrobel/procyon . Procyon merupakan Java Decompiler berbasi CLI, tapi ada juga versi GUI yang dibuat oleh orang lain https://github.com/deathmarine/Luyten

Ah, tulisan kali ini hanya asumsi dan sebagai catatan saja. Semoga ada manfaat yang diambil.

Aan Wahyu

Aan Wahyu

Hanya seorang penyuka Wayang( Terutama Wayang Golek) dan penggiat Open Source serta penikmat dan pembuat puisi. Saat ini memakai distro Arch Linux sebagai OS yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Founder dari Sinau Development. Tertarik dengan Research Development dan Non-Profit Organization yang bersifat Open Source dan juga sebagai kontributor di RumahVOIP serta Indonesian Research and Development Center( RNDC ) dan aktif juga diforum Open Source lainnya.
Aan Wahyu