Mengorek Secuil Informasi Sensitif dari GitHub

GitHub merupakan layanan web hosting untuk git repositori. Kalau saya biasa menyebutnya sebagai social coding. Karena didalamnya terdapat banyak sekali software-software yang terbuat atas bantuan dari para penggiat Open Source. Dari mulai project berbasis Web sampai project berbasis mesin ada.

Pada proses commit dan push code ke GitHub, kadang kita melakukan kecerobohan atau mungkin keteledoran. Apa itu? Ya, informasi sensitif yang kita tinggalkan. Informasi tersebut bisa berupa banyak hal, mungkin bisa berupa password, akun, atau kredensial informasi lainnya yang dimana bisa menjadikan abuse atau penyalahgunaan.

Pada pembahasan kali ini, kita akan memanfaatkan kecerobohan dan keteledoran yang dilakukan. Kita akan menggunakan Gitrob sebagai alat untuk melakukan uji coba dan pencarian informasi sensitif yang berada pada repo publik. Sebelum memulai, saya perlu ingatkan bahwa apa yang akan dilakukan hanya untuk pelajaran dan Do with your own risk :p

Jadi apa itu Gitrob?

Gitrob merupakan sebuah CLI tool yang ditujukan kepada organisasi atau security professional untuk melakukan pencarian informasi sensitif yang terdapat pada berkas yang tersedia dalam publik repositori. Gitrob ini akan melakukan keseluruhan pencarian terhadap suatu repositori yang terdapat dalam organisasi ataupun repositori pada setiap member organisasi yang bersifat publik repositori dan melakukan pencocokan dengan pattern Gitrob yang sudah dikategorikan termasuk kedalam informasi sensitif.

Sebelum melakukan instalasi terhadap Gitrob, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Requirements

  • Ruby 1.9.3+
  • RubyGems
  • PostgreSQL
  • GitHub Access Tokens

Install Ruby & Rubygems

Karena Gitrob ini ditulis dalam bahasa Ruby, pastikan kamu sudah memasang Ruby pada mesin yang akan dipakai. Kalau belum, lakukan pemasangan terlebih dahulu seperti yang ada pada halaman berikut https://www.ruby-lang.org/en/documentation/installation/ . Untuk memastikan versi Ruby mana yang sedang berjalan, lakukan ruby –version untuk melakukan cek versi. Pastikan versi Ruby yang terpasang adalah 1.9.3 atau diatasnya.

Gitrob pun dipaketkan sebagai Ruby gem untuk memudahkan proses pemasangan atau pembaruan. Kalau di ArchLinux ketika melakukan pemasangan ruby sudah disertakan juga rubygems. Tapi kalau kurang yakin, cek saja dengan menggunakan gem -v. Setelahnya, kita lakukan pembaruan terhadap paket ruby yang terpasang dengan melakukan perintah:

[h4kcuh@KotakRusak ~]$ gem update --system
Updating rubygems-update
Fetching: rubygems-update-2.6.8.gem (100%)
Successfully installed rubygems-update-2.6.8
Parsing documentation for rubygems-update-2.6.8
Installing ri documentation for rubygems-update-2.6.8
Installing darkfish documentation for rubygems-update-2.6.8
Done installing documentation for rubygems-update after 28 seconds
Parsing documentation for rubygems-update-2.6.8
Done installing documentation for rubygems-update after 0 seconds
Installing RubyGems 2.6.8
RubyGems 2.6.8 installed
Parsing documentation for rubygems-2.6.8
Installing ri documentation for rubygems-2.6.8

Bila dua langkah diatas sudah selesai dan berjalan dengan lancar, maka kita lanjutkan ke langkah selanjutnya.

Mempersiapkan Database

Gitrob menggunakan PostgreSQL sebagai database untuk melakukan penyimpanan keseluruhan data yang sudah didapatkan. Berikut daftar panduan pemasangan PostgreSQL sesuai distro yang digunakan:

Arch Linux - https://wiki.archlinux.org/index.php/PostgreSQL#Installing_PostgreSQL
Ubuntu - https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-and-use-postgresql-on-ubuntu-16-04
Debian - https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-and-use-postgresql-9-4-on-debian-8
OpenSuse - https://www.howtoforge.com/tutorial/how-to-install-postgresql-and-phppgadmin-on-opensuse-leap-42.1/
Fedora - https://www.liquidweb.com/kb/how-to-install-and-connect-to-postgresql-on-fedora-23/

Gitrob juga membutuhkan dependensi PostgreSQL. Lakukan pemasangan untuk paket berikut juga:

Ubuntu/Debian - libpq-dev
Arch Linux - postgresql-libs
Fedora - postgresql-libs

Setelah selesai pada tahap pemasangan database, pastikan bahwa service postgresql sudah berjalan. Selanjutnya kita perlu mengatur user dan database yang akan dipakai untuk Gitrob dengan perintah berikut:

sudo su postgres # Not necessary on Mac OS X
createuser -s gitrob --pwprompt
createdb -O gitrob gitrob
exit

Nah, sekarang kita sudah memiliki database dengan nama gitrob serta user gitrob dan password sesuai dengan yang sudah kita masukkan sebelumnya. Kita pun sudah memberikan hak akses kepada user gitrob terhadap database gitrob.

Baca Juga:  Menggunakan Legacy Database dalam Django

Github Access Tokens

Gitrob ini bekerja dengan cara melakukan query terhadap Github API untuk mendapatkan data, jadi kita membutuhkan access token untuk menjalankan aplikasi ini agar terhindar dari rate limit saat melakukan query terhadap API. Untuk membuat token nya sangat mudah, cukup ke halaman https://github.com/settings/tokens dan klik Generate New Token, pastikan kamu sudah memiliki akun GitHub dan sedang dalam keadaan login.

Karena kita hanya akan melakukan scanning terhadap public repo, jadi kita tidak perlu memberikan akses apapun terhadap tokens yang akan kita buat ini. Disini saya akan menamai dengan Gitrob-tutorial-tokens seperti gambar berikut:

Gitrob Tutorial Tokens
Gitrob Tutorial Tokens

Klik Generate Token, dan kita akan disuguhkan dengan peringatan Make sure to copy your new personal access token now. You won’t be able to see it again!. Nah, simpan baik-baik token yang diberikan, karena itu yang akan kita gunakan nantinya. Maka akan muncul token baru seperti berikut :

Gitrob-tutorial-tokens — public access

Ok, token sudah kita dapatkan. Lanjut ke langkah pemasangan Gitrob itu sendiri.

Pemasangan Gitrob

Setelah semua proses sebelumnya selesai. Sekarang saatnya kita melakukan pemasangan terhadap Gitrob.

[h4kcuh@KotakRusak ~]$ gem install gitrob
Fetching: highline-1.7.8.gem (100%)
Successfully installed highline-1.7.8
Fetching: thread-0.2.2.gem (100%)
Successfully installed thread-0.2.2
Fetching: ruby-progressbar-1.8.1.gem (100%)
Successfully installed ruby-progressbar-1.8.1
Fetching: pg-0.19.0.gem (100%)
Building native extensions.  This could take a while...
Successfully installed pg-0.19.0
Fetching: sequel-4.40.0.gem (100%)
Successfully installed sequel-4.40.0
Fetching: github_api-0.14.5.gem (100%)
Successfully installed github_api-0.14.5
Fetching: sucker_punch-2.0.2.gem (100%)
Sucker Punch v2.0 introduces backwards-incompatible changes.
Please see https://github.com/brandonhilkert/sucker_punch/blob/master/CHANGES.md#20 for details.
Successfully installed sucker_punch-2.0.2
Fetching: gitrob-1.1.0.gem (100%)
Successfully installed gitrob-1.1.0
Parsing documentation for highline-1.7.8
Installing ri documentation for highline-1.7.8
Parsing documentation for thread-0.2.2
Installing ri documentation for thread-0.2.2
Parsing documentation for ruby-progressbar-1.8.1
Installing ri documentation for ruby-progressbar-1.8.1
Parsing documentation for pg-0.19.0
Installing ri documentation for pg-0.19.0
Parsing documentation for sequel-4.40.0
Installing ri documentation for sequel-4.40.0
Parsing documentation for github_api-0.14.5
Installing ri documentation for github_api-0.14.5
Parsing documentation for sucker_punch-2.0.2
Installing ri documentation for sucker_punch-2.0.2
Parsing documentation for gitrob-1.1.0
Installing ri documentation for gitrob-1.1.0
Done installing documentation for highline, thread, ruby-progressbar, pg, sequel, github_api, sucker_punch, gitrob after 22 seconds
8 gems installed

Yey! kita sudah berhasil melakukan pemasangan Gitrob. Lakukan perintah gitrob -h untuk mengetahui apa saja help yang tersedia. Bagi yang menggunakan versi terbaru dari paket github_api-0.14.5 dan mendapatkan pesan error seperti berikut saat menjalankan Gitrob:

/home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api/api.rb:301:in `namespace': namespace 'say' is already defined (ArgumentError)
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api/client.rb:61:in `<class:Client>'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api/client.rb:4:in `<module:Github>'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api/client.rb:3:in `<top (required)>'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:120:in `require'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:120:in `require'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api.rb:78:in `block in require_all'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api.rb:77:in `each'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api.rb:77:in `require_all'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api.rb:113:in `<module:Github>'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api.rb:15:in `<top (required)>'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:68:in `require'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:68:in `require'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/gitrob-1.1.0/lib/gitrob.rb:9:in `<top (required)>'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:68:in `require'
from /home/me/.rvm/rubies/ruby-2.3.1/lib/ruby/2.3.0/rubygems/core_ext/kernel_require.rb:68:in `require'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/gitrob-1.1.0/exe/gitrob:3:in `<top (required)>'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/bin/gitrob:23:in `load'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/bin/gitrob:23:in `<main>'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/bin/ruby_executable_hooks:15:in `eval'
from /home/me/.rvm/gems/ruby-2.3.1/bin/ruby_executable_hooks:15:in `<main>'

Maka cukup lakukan perubahan terhadap berkas  client.rb yaitu dengan cara melakukan comment pada bagian namespace :say seperti berikut:

[h4kcuh@KotakRusak ~]$ cat ~/.rvm/gems/ruby-2.3.1/gems/github_api-0.14.5/lib/github_api/client.rb
# encoding: utf-8

module Github
  class Client < API
    require_all 'github_api/client',
                'activity',
                'authorizations',
                'emojis',
                'gists',
                'gitignore',
                'git_data',
                'issues',
                'markdown',
                'meta',
                'orgs',
                'pull_requests',
                'repos',
                'say',
                'scopes',
                'search',
                'users'

    # Serving up the 'social' in Social Coding, the Activity APIs
    # provide access to notifications, subscriptions, and timelines.
    namespace :activity

    namespace :emojis

    namespace :gists

    namespace :gitignore
    alias :git_ignore :gitignore

    # The Git Database API gives you access to read and write raw Git objects
    # to your Git database on GitHub and to list and update your references
    # (branch heads and tags).
    namespace :git_data
    alias :git :git_data

    namespace :issues

    namespace :markdown

    namespace :meta

    # An API for users to manage their own tokens. You can only access your own
    # tokens, and only through Basic Authentication.
    namespace :authorizations
    alias :oauth :authorizations
    alias :auth :authorizations

    namespace :orgs
    alias :organizations :orgs

    namespace :pull_requests
    alias :pulls :pull_requests

    namespace :repos
    alias :repositories :repos

    #namespace :say
    alias :octocat :say

    namespace :scopes

    namespace :search

    # Many of the resources on the users API provide a shortcut for getting
    # information about the currently authenticated user.
    namespace :users
  end # Client
end # Github

Kalau sudah selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan konfigurasi terhadap Gitrob itu sendiri:

gitrob configure
Gitrob Configure
Gitrob Configure

Informasi yang kita masukkan pada configuration wizard akan tersimpan di ~/.gitrobrc . Ok, Gitrob sudah terpasang dan terkonfigurasi, saatnya kita jalankan Gitrob.

[h4kcuh@KotakRusak ~]$ gitrob -h
     _ _           _
 ___|_| |_ ___ ___| |_
| . | |  _|  _| . | . |
|_  |_|_| |_| |___|___|
|___| By @michenriksen

[*] Starting Gitrob version 1.1.0 at 2016-11-16 08:43 WIB
[*] Loading configuration... done
[*] Preparing database... done
Gitrob commands:
  gitrob analyze TARGETS  # Analyze one or more organizations or users
  gitrob configure        # Start configuration wizard
  gitrob help [COMMAND]   # Describe available commands or one specific command
  gitrob server           # Start web server

Options:
  [--bind-address=ADDRESS]   # Address to bind web server to
                             # Default: 127.0.0.1
  [--port=N]                 # Port to run web server on
                             # Default: 9393
  [--access-tokens=TOKENS]   # Comma-separated list of GitHub API tokens to use instead of what has been configured
  [--color], [--no-color]    # Colorize or don't colorize output
                             # Default: true
  [--banner], [--no-banner]  # Show or don't show Gitrob banner
                             # Default: true
  [--debug], [--no-debug]    # Show or don't show debugging information

Kita dapat melakukan analyze terhadap single user GitHub ataupun Organization dengan perintah:

gitrob analyze username

Pada kasus ini, kita akan melakukan pencarian terhadap organisasi yang dimana saya sudah mendapatkan ijin untuk dijadikan sebagai target pada pembahasan kali ini.

[h4kcuh@KotakRusak ~]$ gitrob analyze rndc
     _ _           _
 ___|_| |_ ___ ___| |_
| . | |  _|  _| . | . |
|_  |_|_| |_| |___|___|
|___| By @michenriksen

[*] Starting Gitrob version 1.1.0 at 2016-11-16 09:15 WIB
[*] Loading configuration... done
[*] Preparing database... done
[*] Loading signatures... done
[*] Loaded 79 signatures
[*] Gathering targets... done
[*] Gathering repositories from 1 targets...
[*] Progress 1/1 |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| 100% Time: 00:00:06
[+] Gathered 24 repositories from rndc                                                         
[*] Gathered 24 repositories
[*] Analyzing repositories...
[+] Flagged 1 file in rndc/mfd                                                                 
[+] Flagged 1 file in rndc/network-exercise                                                    
[*] Progress 24/24 |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| 100% Time: 00:00:20
[*] Starting web application on port 9393...
[*] Browse to http://127.0.0.1:9393/ to see results!
== Sinatra (v1.4.7) has taken the stage on 9393 for production with backup from Thin
Thin web server (v1.6.4 codename Gob Bluth)
Maximum connections set to 1024
Listening on 127.0.0.1:9393, CTRL+C to stop

Secara default, saat melakukan analyze akan menjalankan pula web server, jadi kita tidak perlu menjalankan web server lagi. Dari hasil yang kita peroleh bahwa ada 2 berkas yang mengandung informasi sensitif dari 2 repositori.

[+] Flagged 1 file in rndc/mfd                                                                 
[+] Flagged 1 file in rndc/network-exercise

Buka laman http://127.0.0.1:9393/ untuk melihat hasil dari yang sudah kita dapatkan. Maka akan terlihat seperti berikut:

Baca Juga:  Threat Modeling Android App
Gitrob Main Web
Gitrob Main Web

Klik pada Organization/User untuk melihat informasi lebih lengkap. Maka, akan muncul beberapa berkas dan repositori yang diidentifikasikan mengandung informasi sensitif.

Gitrob FIndings Result
Gitrob Findings Result

Bila kita klik salah satu, maka akan menampilkan bagian mana yang dianggap sebagai informasi sensitif oleh Gitrob:

Gitrob Informasi Sensitif
Gitrob Informasi Sensitif

Hore! kita sudah memasuki akhir dari pembahasan tentang Gitrob ini. Ingat, artikel ini tidak ditujukan untuk tujuan selain sebagai bahan pembelajaran. Baiknya bila kita menemukan informasi sensitif langsung dilaporkan ke pihak yang terkait. Semoga artikel ini bermanfaat.

Aan Wahyu

Hanya seorang penyuka Wayang( Terutama Wayang Golek) dan penggiat Open Source serta penikmat dan pembuat puisi. Saat ini memakai distro Arch Linux sebagai OS yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Founder dari Sinau Development. Tertarik dengan Research Development dan Non-Profit Organization yang bersifat Open Source dan juga sebagai kontributor di RumahVOIP serta Indonesian Research and Development Center( RNDC ) dan aktif juga diforum Open Source lainnya.
Aan Wahyu

Latest posts by Aan Wahyu (see all)